Dalam
sebuah hadist dari Al Hasan bin Ali ra, Nabi Muhammad SAW bersabda, “Obati orang sakit di antara kalian dengan
sedekah.”
Hadist tersebut yang mengingatkan
saya ketika anak saya sakit. Hari ini saya ingin menceritakan bagaimana sedekah
memang bisa menjadi obat untuk sakit anak saya, Faisal. Kejadiannya sekitar
bulan Maret 2015.
Faisal mengalami demam tinggi terus
menerus selama 5 hari. Waktu itu identifikasinya terkena Tipus. Ditawari makan
tidak mau, ditawari minum juga hanya geleng-geleng kepala saja. Suhu badannya
turun di hari kelima. Tapi melihat kondisinya saya khawatir karena lemas dan
muntah-muntah jika minum atau makan sedikit. Saya dan suami memutuskan untuk
membawanya berobat kembali. Setelah cek darah ternyata Tipusnya sudah negative,
trombosit turun, dan dia kolap kekurangan cairan. Kami diberi rujukan ke rumah
sakit umum.
Sambil menggendong Burhan, saya
mengusap-usap tangan dan kaki Faisal yang menggigil kedinginan sembari menunggu
pertolongan pertama di UGD. Perawat menyuntik untuk mengambil tempat untuk
infus. Saya berusaha tidak mempedulikan jeritan Faisal yang kesakitan karena
suntikan itu karena sebenarnya dalam hati saya ingin menangis.
“Aku
harus kuat, aku ingin Faisal sembuh ya Allah,” batinku.
Akhirnya
saya sedikit lega setelah infusan bisa masuk melalui kaki kirinya setelah tiga
kali gagal menemukan di kedua pergelangan tangan dan kaki kanan.
“Faisal cepat sembuh ya, maafkan ibu
ya seandainya ibu punya salah. Ibu dan ayah sayang sama Faisal,” bisikku
padanya.
Alhamdulillah selama lima hari
dirawat akhirnya Allah mengabulkan doa saya. Doa yang setiap harinya saya sertai dengan sedekah dan meminta
didoakan oleh mereka untuk kesembuhan Faisal. Mudah-mudahan tulisan ini semakin
mengingatkan saya untuk selalu bersedekah dan bermanfaat bagi para pembaca.
