Rabu, 29 November 2017

Yuk Menulis, Jangan Ragu

Menulislah, jangan ragu. Siapapun kita, apapun profesinya, kita bisa menjadi penulis. Mengapa demikian karena menulis itu bisa dipelajari. Siapapun kita bisa melakukannya asal ada kemauan dan tindakan.
Motivasi terkuat untuk menulis terletak pada why (mengapa kita ingin menulis). tiap orang pasti punya alasan yang berbeda. Jika jawabannya masih membuat kita bermalas-malasan menulis berarti alasan kita masih belum kuat.
Sumber: pimbli.com
Beberapa manfaat berikut bisa jadi bahan acuan untuk menentukan beberapa alasan menulis.
1. Dengan Menulis, Kita Bisa Berbagi
Melalui tulisan kita bisa berbagi ilmu. Ilmu yang kita ketahui bisa jadi menurut kita adalah hal yang sepele dan wajar namun menurut orang lain itu adalah hal yang luar biasa atau dibutuhkannya. Tuliskanlah apa yang kita ketahui sehingga kita bisa membagikannya pada orang lain.
2. Dengan Menulis, Kita Bisa Berjuang
Melalui tulisan, seseorang bisa memperjuangkan sesuatu. Memperjuangkan sesuatu tidak harus selalu dengan demo, orasi, berontak, atau melakukan hal-hal yang bersifat arogan. Salah satu bentuk berjuang bisa melalui tulisan. Tentu saja tulisannya berupa opini yang bermanfaat. Perjuangan melalui tulisan akan melalui pemikiran yang mendalam sehingga tidak mengedepankan emosi. Jika bermanfaat tentu akan banyak yang mendukung apalagi penyebarluasannya cepat dan ke berbagai daerah.
3. Dengan Menulis, Kita Bisa Promosi
Promosi yang menarik dan mendulang omset tentu saja berawal dari kata-kata dan kalimat promosi yang persuasif. Memang tidak menutup kemungkinan memerlukan gambar pendukung supaya menarik. Dan yang lebih menariknya, melalui gaya bercerita, promosi bisa dilakukan dengan halus dan tidak to the point.
4. Dengan Menulis, Kita Bisa Dikenal Orang
Yang semula tidak kenal kita, salah satunya melalui tulisanlah akhirnya kita bisa dikenal oleh orang lain. semakin banyak yang akan mengenal kita di saat kita masih tetap eksis dan konsisten di dunia kepenuisan.
5. Dengan Menulis, Kita Bisa Berpenghasilan
Menulis bisa membuat kita mendapatkan penghasilan. Besar dan kecilnya penghasilan menulis tentu bergantung dari honor tulisan, royalti, atau keuntungan penjualan jika berupa buku.
6. Dengan Menulis, Kita Bisa Menginspirasi
Mereka yang membaca tulisan kita bisa terinspirasi dengan apa yang tertuang dalam tulisan kita. Mereka bisa memberanikan diri untuk menunjukkan prestasinya, mengembangkan kreativitas, dan membuat inovasi di bidang-bidang yang mereka minati.

Bisa dibayangkan betapa banyak manfaat yang akan kita tebarkan jika menulis. Beberapa manfaat tadi bisa membuat kita terinspirasi untuk menentukan alasan mengapa kita harus menulis.

Tulisan di atas juga saya posting di www.gurukreatifhebat.com. 

Jumat, 05 Mei 2017

Kesan dan Pesan Selama Diklat Pustakawan Sekolah


Kesan dan Pesan Selama Diklat Pustakawan Sekolah di PPPPTK Bisnis dan Pariwisata Sawangan, Depok yang diselenggarakan pada tanggal 25-29 April 2017. Kesan dan pesan ini saya sampaikan saat penutupan diklat yang dihadiri oleh Kepala Sekda Kota Tangerang, Dadi Budaeri S.E.Ak.
Kesan dan pesannya antara lain:
Diklat pustakawan ini sangat bermanfaat bagi kami untuk mengelola perpustakaan sekolah dengan lebih baik lagi dalam hal administrasi dan pelayanan.
Melalui diklat ini, kami lebih mengetahui dan menguasai cara mengolah bahan pustaka, membuat database bahan pustaka melalui buku induk, membuat klasifikasi dengan sistem DDC (Desimal Dewey Classification), membuat katalog yang benar, mengetahui sistem pelayanan perpustakaan, dan mengelola perpustakaan secara digital (digital library).
dalam diklat ini tidak ada sesi perkenalan di awal. Meskipun berasal dari Tangerang semua, kami belum semuanya saling kenal. Saran saya sesi perkenalan bisa dilakukan dengan perkenalan satu per satu peserta atau dengan menuliskan identitas, keahlian, dan karya di selembar kertas karton dan menempelkannya sehingga kita bisa saling belajar tentang hal lain yang dikuasai teman kita dan saling berbagi ilmu pengetahuan di saat senggang.
Outbond sangat mengesankan. Melalui outbond kita dilatih menguasai pendidikan karakter dengan lebih baik lagi.
Menurut kami, pemateri sudah berkompeten menguasai materi perpustakaan dan pengelolaannya. Kami diajak langsung mempraktekkan membuat buku induk, membuat klasifikasi dengan sistem DDC, membuat katalog, dan mengelola perpustakaan secara digital.
Penginapan peserta, menurut kami sudah nyaman hanya saja belum ada petunjuk kiblat dan jam dinding. Mohon ini dijadikan bahan pertimbangan untuk meningkatkan fasilitas penginapan.
Pelayanan makanan dan kudapan, menuut kami sudah bervariasi dan enak. Begitu juga dengan pelayanan panitia dari awal cek in hingga penutupan juga kami asakan sangat baik.
Harapan kami, apa yang kami pelajari dan praktekkan selama diklat, dapat pula dipraktekkan di sekolah demi kemajuan pengelolaan perpustakaan. Ini semua tidak akan terwujud tanpa dukungan pihak sekolah dan dinas pendidikan, terlebih untuk pengadaan digital library.

Kamis, 04 Mei 2017

Diklat Peningkatan Kompetensi Pustakawan Sekolah


Diklat Peningkatan Kompetensi Pustakawan Sekolah. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Tangerang bekerjasama dengan PPPPTK (Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bisnis dan Pariwisata di Sawangan Depok, mengadakan Diklat Peningkatan Kompetensi Pustakawan Sekolah di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang. Diklat dilaksanakan pada 25 - 29 April 2017 dengan jumlah jam sebanyak 53 jam.  Jumlah peserta terdiri dari 30 orang.
Dengan diadakannya diklat ini, pemerintah berharap para pustakawan (1) memahami letentuan standar nasional perpustakaan nasional, (2) memahami peran, tugas, dan tanggung jawab sebagai tenaga pengelola perpustakaan sekolah, (3) memahami mengelola administrasi dan fungsi perpustakaan sekolah dengan baik, dan (4) memahami pengelolaan perpustakaan secara digital.
Materi dalam diklat ini terbagi menjadi tiga bagian, yaitu materi umum, materi pokok/inti, dan materi penunjang. Materi umum antara lain (1) Kebijakan Pemerintah Kota Tangerang yang disampaikan oleh Dinas Pendidikan Kota Tangerang dan (2)Pengembangan Diri dan Dinamika Kelompok yang akan dibimbing oleh tim Outbond PPPPTK Bisnis dan Pariwisata. Materi Pokok terdiri dari enam bagian, antara lain (1) Standar Nasional Perpustakaan Sekolah, (2) Standar Tenaga Pengelola Perpustakaan Sekolah, (3) Pengelolaan Perpustakaan Sekolah, dan (4) Digital Library. Materi tersebut disampaikan oleh Tim Widyaiswara dan PTP PPPPTK Bisnis dan Pariwisata. Sedangkan Materi Penunjang terdiri antara lain (1) Pembukaan dan Penutupan dan (2) Pre Tes dan Pos Test.
Pembukaan yang dijadwalkan pada tanggal 25 April 2017 pagi namun dimundurkan jadwalnya karena para pejabatnya masih ada dinas di luar yang tidak bisa ditinggalkan. Untuk itu pre tes dilakukan di awal sebelum pembukaan.
Outbond dilaksanakan dua hari. Penugasan mengarahkan peserta lebih kompak, bekerja sama, bertanggung jawab, sabar, jujur, memahami instruksi, fokus, dan kreatif. Peserta terlihat gembira melaksanakan penugasan yang melibatkan seluruh anggota kelompok.

Materi Tentang Perpustakaan
1. Perpustakaan merupakan tempat buku/informasi yang dikelola dan diatur dengan suatu sistem tertentu untuk digunakan oleh pemakainya sebagai sumber informasi.
2 Klasifikasi buku berdasarkan sistem DDC (Desimal Dewey Classification)
3. Fungsi perpustakaan
4. Macam-macam perpustakaan
5. Syarat mendirikan perpustakaan
6. Sistem Layanan Perpustakaan seharusnya sistem kombinasi (terbuka dan tertutup)
7. Koleksi perpustakaan
8. Layanan
9. Bentuk-bentuk pelayanan (1. langsung: pelayanan sirkulsi, referensi, bimbingn pembaca, 2. Tidak langsung: penyediaan bahan-bahan pustaka, kerjasama, pembinaan)
10. Pengelolaan Bahan pustaka (buku induk, buku inventaris, kartu katalog)

Materi Klasifikasi
Klasifikasi adalah pengelompokan bahan pustaka berdasarkan subjek/pokok bahasan berdasarkan ciri-ciri yang sama/hampir sama.
Menurut Malvil Dewey, ilmu pengetahuan dikelompokkan dalam 10 kelompok besar yang disebut kelas utama. Masing-masing kelas utama terdiri dari 10 divisi. Masing-masing divisi memiliki 10 seksi. Masing-masing seksi terdiri dari sub seksi.
Buku yang harus dimiliki perpustakaan untuk klasifikasi buku yang ada di perpustakaan:
1. Pengantar Klasifikasi Persepuluhan Dewey
2. Daftar Tajuk Subjek untuk Perpustakaan. Edisi Ringkas. Karya J.N.B. Tairas dan Drs. Soekarman K., MLS

Cara Menganalisa Suatu Bahan Pustaka
1. Judul buku
2. Daftar isi
3. Bibliografi/daftar pustaka
4. Kata pengantar
5. Kata pendahuluan
6. Teks buku (isi buku)

Contoh Kasus Pembuatan Klasifikasi
(1) Majalah Pendidikan
Pendidikan: 370
Majalah: melihat di tabel pembantu yaitu sub divisi standar, masuk kategori: - 05 (penerbitan berseri) maka nomor klasifikasinya: 370.05
(2) Teknik Pengolahan Bahan Pustaka di Indonesia
Lihat indeks karena di notasi tidak ada. Berdasarkan isinya berbicara tentang perpustakaan: 020
Di Indonesia dicek di tabel 2 wilayah: 598
Maka klasifikasinya: 020.598
(3) Djakarta Tempoe Doeloe: 959.8.3
Lihat indeks relatif kemudian cari di bagan.
959 sejarah
8 di Indonesia
3 Djakarta
(4) kamus Indonesia Inggris
Lihat di bagan bahasa 400, kamus bhs indonesia: 413 sedangkan kamus bhs inggris 423. Dua nomor yang berbeda dari bagan klasifikasi tidak boleh digabungkan, maka dicari di tabel pembantu bagian bahasa. Bhs Inggris nomor - 21. Maka nomor klasifikasi: 423.21
(5) Kamus Inggris Indonesia
Kamus Ingris 423.
Di Tabel pembantu, bahasa Indonesia: -1
Nomor klasifikasi: 423.1

Materi Perpustakaan Digital
Materi terdiri dari cara memasang aplikasi perpustakaan digital dan cara menggunakan aplikasi tersebut. Mulai dari mengatur nama sekolah, input bahan pustaka, klasifikasi, input anggota, cetak kartu anggota, inventarisasi, cara mencari judul buku yang tersedia, cara memproses peminjaman. Semua database dijadikan satu dalam sebuah aplikasi. Dengan begitu akan pengelolaan menjadi lebih rapi dan terdata.
Materi diklat pustakawan ini sangat bermanfaat untuk pengelolaan perpustakaan menjadi lebih baik lagi.
Penutupan dilaksanakan pada tanggal 29 April 2017. Kepala Sekda Kota Tangerang, Dadi Budaeri S.E.Ak., berkesempatan untuk menutup acara diklat ini.

Minggu, 12 Maret 2017

Panduan Cara Membuat Blog

Panduan Cara membuat Blog. Membuat blog itu sebenarnya sangat mudah. Jadi siapapun Anda yang ingin memiliki blog pribadi dapat membuatnya dengan mudah. Blogspot bisa Anda gunakan untuk media berbagi informasi atau untuk media promosi bisnis. Mau tahu caranya? Berikut ini saya sampaikan panduannya.
Sebelum membuat akun blogspot, Anda harus memiliki akun gmail. Jika ada yang belum memiliki akun gmail, sebaiknya membuat terlebih dahulu.
Cara membuat gmail:
1. masuk ke gmail

2. klik tulisan create an account
3. isi data yang diminta

4. buat nama email yang menarik atau sesuai dengan nama diri, nama bisnis, atau nama produk dan pastikan nama tersebut tersedia. nama tersedia jika ada tanda ceklis di sampingnya.
5. buatlah password dengan kombinasi huruf dan angka. Pastikan mengingat password tersebut atau catat paswordnya.
6. setelah mengisi semua data, klik next step hingga selesai proses pembuatan akun.
7. verifikasi nomor handphone
7. klik I agree

7. setelah itu klik continue to gmail tersebut.
8. gmail sudah jadi dan siap digunakan


Cara membuat blogspot:
1. masuk ke blogger

2. klik masuk dan isi nama email serta password
3. klik lanjutkan ke blogger

4. klik blog baru untuk membuat blog

4. isi judul sesuai dengan blog yang Anda inginkan

5. isi alamat blog yang mewakili blog yang akan Anda buat dan pastikan alamatnya tersedia. Jika tidak tersedia ganti alamatnya.
6. template pilih yang sederhana saja dulu
7. klik buat blog
8. blog sudah jadi
9. Anda sudah bisa membuat konten dengan cara klik new entri. Isi judul, kemudian isi konten dengan tulisan dan gambar, serta isi labelnya. Setelah selasai kemudian klik publikasikan.

Demikian tadi panduan cara membuat blogspot. Mudah-mudahan bermanfaat.
Bagamana? Bisa dipraktekkan? Gampang kan? Silakan tanya di kolom komentar jika ada kesulitan.

Senin, 06 Maret 2017

Hiasilah Ilmu Dengan Akhlaq Mulia


Hiasi ilmu dengan akhlaq mulia. Tanpa akhlaq mulia, ilmu itu akan lebih membahayakan daripada kebodohannya. Seorang yang bodoh akan dimaafkan karena kebodohannya sedangkan seorang yang berilmu tidak dimaafkan karena ketiadaan akhlaq mulia dalam dirinya.
Dengan memiliki akhlaq yang mulia, niscaya setiap orang akan memuliakan dan menyayanginya.

Aku Senang Membantu Ibu


Fahmi sedang asik main game di HP-nya. Ibunya yang baru sampai di rumah, memanggil agar ia membantu membawakan belanjaan ibunya. Ia menolak  sambil berkata, “ahh, capek Bu.” Akhirnya ibunya membawa belanjaannya sendiri ke dapur lalu sibuk memasak di dapur. Ketika  makanan sudah matang, Fahmi makan dengan lahapnya. Selesai makan, ia hendak pergi bermain. Ia meletakkan piring tetap di meja makan. Ibunya memintanya menaruh piringnya di tempat cucian piring. Sambil berlalu, ia spontan menjawab, “Ah, aku mau main ke luar Bu.” Teriakan ibunya tidak digubrisnya.
Suatu hari, Fahmi  pulang sekolah dalam keadaan lapar. Ia berteriak pada ibunya, “Bu, ambilkan makan, aku lapar.” Ibunya menyuruhnya ganti baju sambil menunggu diambilkan makan. Segera dilepasnya baju seragamnya dan melemparnya di atas tempat tidur. Kemudian ia segera berganti baju. Ibunya sudah menyiapkan makanan untuknya di meja makan. Melihat baju yang berantakan di atas tempat tidur, ibunya berkata, “Mas Fahmi, baju seragamnya kok ditaruhnya sembarangan sih. Lain kali langsung masukkan ke mesin cuci ya.” Ia hanya melirik ibunya sambil asik makan. Akhirnya ibunya juga yang membawa baju itu ke mesin cuci.
Beberapa hari kemudian, ibu Fahmi jatuh sakit. Dokter menyarankan untuk dirawat. Ayah Fahmi harus mondar-mandir menunggui ibunya beberapa hari. Ketika lapar, Fahmi mencari makanan di atas meja makan. Ayahnya sudah membelikannya makanan dan ditaruh diatas meja. Ia segera memakannya dengan lahap. Kemudian ia meletakkan piringnya ke tempat cucian piring. Selama tiga hari, begitu terus rutinitas Fahmi. Ia tidak pernah mencuci piring bekas tempat makannya. Hingga piring itu menumpuk di tempat cucian piring. Selesai makan ia segera berlari menuju teras hendak bermain. Tanpa sengaja ia menginjak sepatu sekolah yang ditaruhnya sembarangan. Ia pun terjatuh. Ia meringis kesakitan. Ia melihat sekeliling rumahnya. Ternyata rumahnya sangat berantakan. Ia tertegun.
Ternyata selama ini ibunya setiap hari telah membersihkan rumah sehingga ia nyaman bermain.  Ibunya selalu memasak makanan yang lezat agar ia tidak kelaparan. Ibunya selalu mecuci piring sehingga piring kotor tidak menumpuk di tempat cucian. Aku selalu menolak jika disuruh membantu sedikit. Meskipun begitu ibu masih sayang padaku. Terbayang wajah ibunya yang dengan penuh kasih sayang selalu siap membantunya. Matanya berkaca-kaca. Ia menyesal. Ia berjanji akan selalu membantu ibunya. “Aku harus berubah.”
Ia segera mengambil sapu dan segera membersihkan rumah. Ia meletakkan sepatu di rak sepatu. Ia menaruh seragam dan baju kotornya ke dalam mesin cuci. Setelah itu ia mencuci piring kemudian mengepel lantai. Setelah selesai, ia merasa lelah. Baru sehari saja lelahnya seperti ini. Padahal setiap hari ibu selalu melakukan ini dan tidak pernah mengeluh.

Kamis, 16 Februari 2017

Rahasia Anak Nakal Menjadi Baik

Rahasia anak nakal menjadi baik. Banyak anak nakal yang ketika ia sudah tumbuh remaja atau dewasa kemudian ia berubah menjadi baik. Itu yang kita harapkan. Tetapi masih banyak pula yang tetap menjadi nakal bahkan menjadi kriminal.
Ketika anak kita nakal sebagai orang tua kita jangan selalu berucap bahwa anak kita nakal. Katakanlah bahwa anak kita itu pintar dan baik. Selalu ucapkan itu di depannya dan di depan orang lain. Jangan hiraukan jika ada yang mengatakan bahwa kita tidak melihat kenyataan kalau anak kita nakal. Anggaplah anak kita sedang berproses untuk menjadi anak yang baik, pintar dan sholeh/sholehah. Tentu dengan disertai memberi anak kita pengertian bahwa apa yang dilakukannya itu kurang benar atau salah. Karena apa yang kita ucapkan itu akan menjadi doa buat anak-anak kita. Sebaliknya jika kita selalu berucap bahwa anak kita nakal dengan selalu memarahinya dan mengumpatnya niscaya itu pun akan menjadi doa buatnya sehingga ia semakin nakal bukannya berubah.
Semua sebenarnya kembali pada takdir Allah. Jika Allah berkehendak terhadap anak tersebut berubah menjadi baik maka itu akan terjadi. Ridho Allah bergantung pada ridho orang tua. Jika orang tua ridho maka Allah pasti akan ridho. Orang tua ridho dengan ketetapan Allah pada anaknya dengan terus mendoakannya agar anaknya berubah menjadi baik dan menjadi anak yang sholeh/sholehah. Jika orang tua saja tidak ridho akan ketetapan Allah pada anaknya maka Allah pun tidak akan ridho pada anak kita.
Oleh karena itu jika anak kita sempat nakal, doakanlah ia dan berilah pengertian bahwa itu salah. Mudah-mudahan Allah mendengarkan doa kita.
Tahukah kalian mengapa dulu sering mendengar cerita ada anak kyai semasa kecilnya nakal tetapi semasa remaja dan dewasa ia berubah menjadi baik? Itu karena orang tuanya selalu mendoakannya dengan ikhlas  dan orang tuanya ridho atas ketentuan Allah pada anaknya.  Dan satu lagi, gurunya pun ridho serta selalu mendoakannya.
Semoga tidak hanya kita sebagai orang tua saja yang ridho tetapi para guru anak kita juga ridho dan selalu mendoakan anak-anak kita. Aamiin.

Senin, 13 Februari 2017

Bagaimana Mengatasi Rasa Tersinggung?


Bagaimana Mengatasi Rasa Tersinggung? Tersinggung itu terjadi jika kita tidak tahan dengan anggapan orang lain tentang diri kita. Ketika itu kita akan sibuk membela diri dan menganggap orang yang membuat tersinggung itu tidak ada apa-apanya dibandingkan kita. Kita akan mencari-cari kesalahan dan kekurangnnya sehingga muncullah umpatan bahkan juga bisa fitnahan untuk orang tersebut.
Penyebab rasa tersinggung itu karena kita menilai diri kita lebih dari kenyataan. Misalnya: merasa pintar, baik, cantik, tampan, kaya, terhormat, berjasa, terpandang, dan lain sebagainya.
Bagaimana cara mengatasi rasa tersinggung?
1. Menyadari bahwa semua yang kita miliki semua berasa dari Allah.
Semua ilmu, kekayaan, pangkat, dan jabatan ini adalah pemberian Allah. Kita bukanlah apa-apa tanpa pemberian Allah.
2. Menyadari bahwa apapun yang dilakukan orang lain terhadap kita pasti ada manfaatnya.
Ejekan dan hinaan orang lain suatu saat akan ada manfaatnya jika kita menganggap itu sebuah kritikan agar kita menjadi lebih baik. Anggap itu sebagai takdir dari Allah, ujian dari Allah,  dan kita harus menerimanya.
3. Belajar bersimpati.
Kita harus belajar untuk menyenangkan hari orang lain, namun bukan untuk membenarkan sebuah kesalahan.
4. Belajar meningkatkan kualitas diri.
Belajarlah untuk tidak memiliki prasangka buruk dan rasa benci pada orang lain.
Teman-teman saya banyak memberi masukan agar saya diam menahan amarah jika tersinggung. Ini adalah langkah awal supaya tidak muncul amarah, hinaan, atau bahkan fitnah setelah kita tersinggung. Semuanya perlakuan orang lain yang menyinggung harus kita terima dengan lapang dada. Nerimo ing pandum. Ini adalah takdir dari Allah. Allah punya rencana indah buat kita jika kita tidak memiliki prasangka buruk dan rasa benci pada orang lain.