Senin, 13 Februari 2017

Bagaimana Mengatasi Rasa Tersinggung?


Bagaimana Mengatasi Rasa Tersinggung? Tersinggung itu terjadi jika kita tidak tahan dengan anggapan orang lain tentang diri kita. Ketika itu kita akan sibuk membela diri dan menganggap orang yang membuat tersinggung itu tidak ada apa-apanya dibandingkan kita. Kita akan mencari-cari kesalahan dan kekurangnnya sehingga muncullah umpatan bahkan juga bisa fitnahan untuk orang tersebut.
Penyebab rasa tersinggung itu karena kita menilai diri kita lebih dari kenyataan. Misalnya: merasa pintar, baik, cantik, tampan, kaya, terhormat, berjasa, terpandang, dan lain sebagainya.
Bagaimana cara mengatasi rasa tersinggung?
1. Menyadari bahwa semua yang kita miliki semua berasa dari Allah.
Semua ilmu, kekayaan, pangkat, dan jabatan ini adalah pemberian Allah. Kita bukanlah apa-apa tanpa pemberian Allah.
2. Menyadari bahwa apapun yang dilakukan orang lain terhadap kita pasti ada manfaatnya.
Ejekan dan hinaan orang lain suatu saat akan ada manfaatnya jika kita menganggap itu sebuah kritikan agar kita menjadi lebih baik. Anggap itu sebagai takdir dari Allah, ujian dari Allah,  dan kita harus menerimanya.
3. Belajar bersimpati.
Kita harus belajar untuk menyenangkan hari orang lain, namun bukan untuk membenarkan sebuah kesalahan.
4. Belajar meningkatkan kualitas diri.
Belajarlah untuk tidak memiliki prasangka buruk dan rasa benci pada orang lain.
Teman-teman saya banyak memberi masukan agar saya diam menahan amarah jika tersinggung. Ini adalah langkah awal supaya tidak muncul amarah, hinaan, atau bahkan fitnah setelah kita tersinggung. Semuanya perlakuan orang lain yang menyinggung harus kita terima dengan lapang dada. Nerimo ing pandum. Ini adalah takdir dari Allah. Allah punya rencana indah buat kita jika kita tidak memiliki prasangka buruk dan rasa benci pada orang lain.

0 komentar: