Minggu, 25 Oktober 2015

Sabtu, 10 Oktober 2015

Jumat, 09 Oktober 2015

Diklat Online Guru Melek IT (DOGMIT) Solusi Atasi Kekurangan Nilai Pengembangan Diri

Diklat Online Guru Melek IT (DOGMIT) yang diselenggarakan oleh Pak Sukani sudah memasuki angkatan yang ke-25. Sebuah diklat yang diselenggarakan secara online dan bisa diakses peserta diklat melalui situs yang telah beliau buat. Diklat dilaksanakan selama 12 hari mulai tanggal 6 sampai 17 Oktober 2015 dengan jumlah jam sebanyak 60 jam.

Diklat ini diadakan dalam rangka meningkatkan kompetensi guru, khususnya  pemanfaatan IT dalam pembelajaran. Secara tidak langsung, kita sudah melakukan pengembangan diri dengan mengikuti diklat online ini. Pengembangan diri merupakan salah satu bagian dari Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) yang dijelaskan dalam Permennegpan dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009.
Yang lebih menarik lagi dari Diklat ini adalah materi-materi yang disajikan setiap hari dan harus langsung dipraktekkan. Materinya yaitu “Whiteboard Animation dan SnagIT For Education” yang artinya Animasi Papan Putih yang merupakan aplikasi online yang bernuansa multimedia. Kita bisa membuat bahan ajar atau presentasi dalam bentuk video animasi. Kita juga bisa mengaplikasikannya dalam modul atau buku yang kita buat. Siapa coba yang tidak tertarik? Jujur kalau saya sangat tertarik.
Kelebihan diklat online menurut saya adalah:
1.      Kita tidak perlu meninggalkan tugas utama kita sebagai pengajar.
2.      Kita bisa mengatur jadwal sendiri untuk mengakses materi diklat dan mengerjakan tugas diklat.
3.      Kita masih bisa selalu bersama keluarga di rumah dan melaksanakan kegiatan rumah tangga seperti biasa.
4.      Kita bisa menambah teman dari berbagai daerah.
5.      Kita akan semakin termotivasi untuk berkarya dan berkreasi.

Sertifikat dari Diklat Online Guru Melek IT bisa menjadi tambahan penilaian pengembangan diri. Jumlah  guru di Indonesia yang banyak jika dibandingkan dengan diklat-diklat yang diadakan pemerintah akan berdampak pada pemilihan guru-guru yang dikirim mengikuti diklat. Meskipun dirolling, tidak semua guru bisa berkesempatan mengikuti diklat-diklat yang sama. Bisa dibayangkan jika kita tidak memiliki nilai pengembangan diri yang sesuai aturan maka untuk kenaikan pangkat tentu mengalami kendala. Dan saya rasa diklat online inilah solusinya. Memang, kita harus merogoh kantong sendiri. Saya rasa bukan masalah kalau kita memang ingin berkembang dan buat kebaikan kita sendiri.

Minggu, 04 Oktober 2015

Senin, 28 September 2015

Rahasia di Balik Sedekah

Dalam sebuah hadist dari Al Hasan bin Ali ra, Nabi Muhammad SAW bersabda,  “Obati orang sakit di antara kalian dengan sedekah.”

            Hadist tersebut yang mengingatkan saya ketika anak saya sakit. Hari ini saya ingin menceritakan bagaimana sedekah memang bisa menjadi obat untuk sakit anak saya, Faisal. Kejadiannya sekitar bulan Maret 2015.
            Faisal mengalami demam tinggi terus menerus selama 5 hari. Waktu itu identifikasinya terkena Tipus. Ditawari makan tidak mau, ditawari minum juga hanya geleng-geleng kepala saja. Suhu badannya turun di hari kelima. Tapi melihat kondisinya saya khawatir karena lemas dan muntah-muntah jika minum atau makan sedikit. Saya dan suami memutuskan untuk membawanya berobat kembali. Setelah cek darah ternyata Tipusnya sudah negative, trombosit turun, dan dia kolap kekurangan cairan. Kami diberi rujukan ke rumah sakit umum.
            Sambil menggendong Burhan, saya mengusap-usap tangan dan kaki Faisal yang menggigil kedinginan sembari menunggu pertolongan pertama di UGD. Perawat menyuntik untuk mengambil tempat untuk infus. Saya berusaha tidak mempedulikan jeritan Faisal yang kesakitan karena suntikan itu karena sebenarnya dalam hati saya ingin menangis.
“Aku harus kuat, aku ingin Faisal sembuh ya Allah,” batinku.
Akhirnya saya sedikit lega setelah infusan bisa masuk melalui kaki kirinya setelah tiga kali gagal menemukan di kedua pergelangan tangan dan kaki kanan.  
            “Faisal cepat sembuh ya, maafkan ibu ya seandainya ibu punya salah. Ibu dan ayah sayang sama Faisal,” bisikku padanya.
                Alhamdulillah selama lima hari dirawat akhirnya Allah mengabulkan doa saya. Doa yang  setiap harinya saya sertai dengan sedekah dan meminta didoakan oleh mereka untuk kesembuhan Faisal. Mudah-mudahan tulisan ini semakin mengingatkan saya untuk selalu bersedekah dan bermanfaat bagi para pembaca.